Gardapelitanews.site II Ngawi – Guna mendekatkan pelayanan kesehatan kepada seluruh warga tanpa terkecuali, Pemerintah Desa Pacing, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi bersama lintas sektor kesehatan rutin menggelar kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Mengingat luasnya wilayah dan jumlah sasaran yang cukup besar, pelayanan kesehatan ini dibagi menjadi empat titik lokasi strategis yang tersebar di seluruh penjuru desa, yaitu Posyandu Manokwari 1, Posyandu Manokwari 2, Posyandu Manokwari 3, dan Posyandu Manokwari 4. Keempat posyandu ini masing-masing berlokasi di empat dusun yang ada di Desa Pacing, sehingga memudahkan warga dari ujung ke ujung desa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat desa,Jum'ad(22/5/2026).
Di setiap lokasi, kegiatan berjalan tertib, meriah, dan penuh antusiasme warga sejak pagi hari. Masyarakat berbondong-bondong hadir membawa buah hati, sanak keluarga, maupun warga lanjut usia untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara berkala. Setiap Posyandu dipimpin langsung oleh ketua dan kader setempat yang telah terlatih dan berpengalaman, serta didampingi penuh oleh Tim Penggerak PKK Desa Pacing yang senantiasa bergerak aktif memajukan kesehatan keluarga. Secara teknis medis, pelayanan dibimbing dan diawasi langsung oleh Bidan dari Puskesmas Kecamatan Padas selaku narasumber utama, serta dibantu oleh tenaga pendamping kesehatan dari Desa Pacing.
Dalam kegiatan tersebut, pelayanan yang diberikan mencakup penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan bagi balita untuk memantau pertumbuhan, pemberian imunisasi, pemantauan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), hingga pemeriksaan kesehatan lengkap, pengukuran tekanan darah, serta konsultasi medis mendalam bagi warga lanjut usia (Lansia) dan Ibu Hamil. Berdasarkan data yang dihimpun dari keempat titik Posyandu Manokwari, tercatat jumlah sasaran yang menjadi tanggung jawab di Desa Pacing cukup besar dan membutuhkan perhatian serius, yaitu sebanyak 138 orang balita, 566 orang warga lanjut usia, dan 13 orang ibu hamil. Data ini menjadi acuan utama agar seluruh warga yang menjadi prioritas kesehatan dapat terlayani dengan maksimal dan terpantau kondisinya setiap bulan.
Bidan dari Puskesmas Kecamatan Padas yang bertugas selaku narasumber menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap sistem pelayanan yang diterapkan di Desa Pacing. Menurutnya, pembagian wilayah menjadi empat posyandu yang hadir di setiap dusun merupakan langkah strategis yang sangat tepat, efektif, dan menjadi contoh baik bagi desa lain.
"Saya sangat mengapresiasi pengelolaan Posyandu di Desa Pacing ini. Dengan adanya empat titik pelayanan mulai dari Manokwari 1 sampai 4 yang tersebar merata di 4 dusun, pelayanan menjadi lebih fokus, tertib, dan benar-benar menyentuh langsung ke masyarakat. Kita memiliki tanggung jawab besar, ada 138 balita yang harus kita pantau pertumbuhannya agar terhindar dari stunting dan gizi buruk, ada 566 lansia yang kesehatannya harus kita jaga agar tetap bugar, serta 13 ibu hamil yang perlu pendampingan khusus agar persalinan nanti aman dan selamat. Harapan kami, kehadiran warga terus meningkat, peran kader makin berkualitas, dan angka penyakit menular maupun tidak menular di Desa Pacing bisa kita tekan sampai angka nol," ungkap Bidan tersebut di sela-sela memantau jalannya pelayanan.
Sementara itu, Kepala Desa Pacing, Digdo Budi Santoso, yang turut hadir meninjau kegiatan di beberapa lokasi posyandu, menegaskan bahwa kesehatan warga adalah prioritas utama pembangunan desa. Beliau menyebut keberadaan empat Posyandu Manokwari ini sebagai kekuatan besar dan kebanggaan Desa Pacing dalam menjaga derajat kesehatan masyarakatnya.
"Adanya empat Posyandu Manokwari yang tersebar di setiap dusun ini adalah keunggulan kita. Warga tidak perlu jauh-jauh, cukup datang ke posyandu di lingkungannya masing-masing. Sasaran kita sangat banyak, ratusan jiwa mulai dari bayi, ibu hamil, hingga kakek nenek, semuanya harus kita pastikan kesehatannya terjaga dengan baik. Ke depan, harapan kami Posyandu ini tidak hanya sekadar tempat menimbang atau memeriksa saja, tetapi harus berkembang menjadi pusat edukasi dan pusat gerakan hidup sehat warga. Kami ingin pelayanan makin prima, data makin akurat, dan masyarakat Desa Pacing menjadi masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera lahir batin. Terima kasih kepada Puskesmas, pendamping desa, PKK, dan seluruh kader yang sudah bekerja tulus melayani warga dengan sepenuh hati," tegas Digdo Budi Santoso.
Kegiatan Posyandu Manokwari di keempat dusun Desa Pacing ini berjalan lancar dan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan sinergitas, kualitas pelayanan, dan jangkauan kesehatan, demi mewujudkan visi Desa Pacing yang maju, mandiri, dan sehat.(ARIS.B)



