• Jelajahi

    Copyright © GARDA PELITA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    RunningTeks

    LogoInti

    Luas Lahan & Hasil Panen Naik, Tembakau Ngawi Jadi Angin Segar Petani

    Admin GPN
    Rabu, 23.9.26 WIB Last Updated 2026-09-23T15:10:12Z

    Gardapelitanews.site II Ngawi - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi, Supardi SE,M.Si menyampaikan kabar menggembirakan terkait hasil panen tembakau tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan berdasarkan data yang dikonfirmasi langsung melalui Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Ngawi, Anita Denni Arganingrum SE,MSi.

     

    Berdasarkan keterangan Anita Deni, luas lahan tembakau di Kabupaten Ngawi yang tersebar di 14 kecamatan pada tahun 2025 tercatat seluas 1.400 hektar. Tahun 2026 ini, luasnya bertambah menjadi 2.000 hektar. Peningkatan ini disertai pula kenaikan produktivitas yang signifikan.

     

    "Produktivitas yang sebelumnya rata-rata 1,4 ton per hektar pada tahun 2025, di tahun 2026 ini diprediksi mencapai 1,8 ton per hektar," demikian dikutip dari keterangan Anita Deni. Harga jual pun menguntungkan, rata-rata berkisar Rp40.000 per kilogram, sehingga petani mendapatkan keuntungan yang layak atas kerja keras mereka.

     

    Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, Supardi SE,M.Si , menegaskan bahwa musim kemarau tahun ini justru menjadi angin segar bagi petani tembakau. Kadar air yang rendah terbukti meningkatkan kualitas serta bobot kering daun, sehingga hasil panen meningkat sekaligus kualitas tembakau Ngawi makin diakui.

     

    Supardi juga mengingatkan, peningkatan ini sekaligus membuktikan bahwa perubahan pola tanaman saat debit air berkurang adalah langkah yang tepat. Tembakau tidak hanya memberi keuntungan ekonomi, tetapi juga membantu memulihkan unsur hara tanah yang menipis akibat penanaman padi terus-menerus. Ia menyampaikan penerapan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan(PRLB) di Ngawi telah mencapai 60%, dan berharap seluruh petani segera beralih agar hasil terus meningkat.

     

    Kepala Dinas Pertanian Supardi menambahkan, keberhasilan tahun ini menjadi bukti nyata bahwa keragaman tanaman adalah kunci ketahanan pertanian di Kabupaten Ngawi. Ia mengajak para petani untuk tidak hanya mengandalkan satu jenis tanaman, melainkan menyusun pola tanam yang menyeimbangkan kebutuhan air, kesuburan tanah, serta nilai jual, sehingga ke depan pertanian Ngawi semakin tangguh menghadapi perubahan iklim dan semakin menyejahterakan keluarga petani.

     

    Sementara itu, Ketua Himpunan Petani Tembakau Indonesia(HPTI) Kabupaten Ngawi Sojo ,turut membenarkan kondisi di lapangan dan menyambut gembira kabar tersebut. "Kami berharap dengan hasil yang membaik ini, kesejahteraan petani tembakau di Kabupaten Ngawi dapat semakin meningkat dari tahun ke tahun," ucapnya.

     

    Dengan dukungan data resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, semangat petani tembakau di tahun ini kian meningkat, tanah makin subur, hasil makin melimpah, dan kesejahteraan pun terwujud bagi seluruh masyarakat tani di Kabupaten Ngawi.(ARIS.B)

    Terkini

    HUKUM

    +