• Jelajahi

    Copyright © GARDA PELITA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    RunningTeks

    LogoInti

    Kementerian Kebudayaan Resmikan Padepokan Silat Cimande, Perkuat Ekosistem Tradisi Silat Nusantara

    Admin GPN
    Minggu, 21.12.25 WIB Last Updated 2025-12-21T11:34:00Z


    Gardapelitanews. Site | Bogor — Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Sarana dan Prasarana Kebudayaan meresmikan Padepokan Silat Cimande sekaligus mendukung penyelenggaraan Festival Rakyat Cimande di Desa Cimande, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen ( 20/12/25).


    pemerintah dalam mengembangkan ekosistem tradisi silat Nusantara agar nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap lestari dan relevan di tengah perkembangan zaman.

    Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, hadir secara langsung untuk meresmikan padepokan tersebut. Dalam sambutannya, Menteri Fadli Zon menyambut baik revitalisasi gedung dan peresmian Padepokan Silat Cimande. Ia menegaskan bahwa pengaktifan ruang publik budaya merupakan bukti kehadiran negara dalam memastikan ruang-ruang kebudayaan benar-benar hidup, terawat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


    “Di sini kita bisa membangun sebuah ekosistem, di mana Cimande dapat menjadi tujuan berbagai aktivitas, seperti workshop dan pembelajaran pencak silat. Selain itu, festival budaya juga dapat digelar secara rutin untuk menggerakkan ekonomi budaya masyarakat Cimande itu sendiri,” ujar Menteri Fadli Zon.

    Lebih lanjut, Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa Desa Cimande memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi dan destinasi wisata budaya. “Mulai dari wisata kesehatan, wisata religi, hingga wisata kuliner. Semoga wilayah Padepokan Cimande dan sekitarnya semakin maju, pencak silat semakin berkembang, dan perekonomian masyarakat turut meningkat seiring dengan keberadaan fasilitas ini,” tambahnya.



    Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menjelaskan bahwa Padepokan Silat Cimande memiliki sejumlah fungsi strategis dalam upaya pemajuan kebudayaan.

    “Pusat pencak silat Cimande ini kami dorong untuk menjalankan berbagai fungsi, antara lain sebagai pusat edukasi dan regenerasi pencak silat, pusat pengarsipan sejarah dan pengetahuan Cimande, serta sebagai destinasi pariwisata berbasis pengalaman budaya yang menawarkan interaksi langsung dengan kearifan lokal,” ungkap Ahmad Mahendra.



    Sebagai langkah nyata dalam menumbuhkan ekosistem seni silat, Kementerian Kebudayaan memberikan perhatian khusus terhadap peresmian Pusat Pencak Silat Aliran Cimande (PPSAC) dan Festival Rakyat Cimande. Agenda ini tidak dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai momentum strategis untuk mengaktivasi sarana dan prasarana kebudayaan melalui berbagai kegiatan, sehingga kebudayaan dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

    Sepanjang tahun 2025, Kementerian Kebudayaan telah merealisasikan bantuan sarana dan prasarana kebudayaan di 60 lokus di berbagai daerah, yang terdiri atas 24 lokus revitalisasi fisik dan 36 lokus pendukungan penyediaan perawatan kesenian, fasilitas aktivitas budaya, serta sarana layanan kebudayaan. Dari total bantuan tersebut, 29 lokasi di antaranya telah berhasil diaktivasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat.( Red) 

    Terkini

    HUKUM

    +