Gardapelitanews. site | Bogor — Paguyuban RT/RW Kabupaten Bogor menggelar rapat kerja pada Minggu, 11 Januari 2026, bertempat di Nurseri,
kediaman Dewi Ayu Suminar. Kegiatan tersebut dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dan menjadi forum konsolidasi sekaligus penguatan peran RT dan RW dalam pembangunan daerah.
Rapat kerja ini dihadiri Ketua Umum Paguyuban RT/RW Kabupaten Bogor beserta jajaran pengurus inti dan pengurus harian. Turut hadir pula perwakilan RT dan RW di sekitar lokasi kegiatan, khususnya dari Desa Ciburuy sebagai tuan rumah.
Dalam rapat kerja tersebut, para peserta membahas sejumlah agenda strategis, antara lain:
Pertama, menagih janji politik Bupati Bogor, Rudi Siswanto, terkait kenaikan insentif RT dan RW.
Peserta menilai peningkatan insentif merupakan bentuk penghargaan atas peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
Kedua, mendorong setiap kecamatan di Kabupaten Bogor untuk membantu pembentukan Paguyuban RT/RW tingkat kecamatan, serta mempercepat pembentukan Paguyuban RT/RW di tingkat desa guna memperkuat koordinasi dan advokasi.
Ketiga, mengajukan agar setiap program pembangunan di Kabupaten Bogor melibatkan Paguyuban RT/RW, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan agar pembangunan tepat sasaran.
Ketua Umum Paguyuban RT/RW Kabupaten Bogor dalam arahannya menegaskan bahwa rapat kerja ini merupakan bentuk komitmen organisasi untuk mengawal janji politik kepala daerah dan memperjuangkan penguatan peran RT/RW sebagai mitra strategis pemerintah.
“RT dan RW bukan hanya pelaksana administratif, tetapi mitra utama pemerintah dalam menjaga kondusivitas dan memastikan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Melalui rapat kerja ini, Paguyuban RT/RW Kabupaten Bogor berharap aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah demi kesejahteraan RT/RW dan kemajuan Kabupaten Bogor. ( Red)



