• Jelajahi

    Copyright © GARDA PELITA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    RunningTeks

    LogoInti

    SPPG Desa Cisalada Dinilai Tak Sesuai Harapan, Wali Murid Keluhkan Menu Program Gizi

    Admin GPN
    Senin, 23.2.26 WIB Last Updated 2026-02-23T11:09:58Z


    Bogor, 23 Februari 2026 — Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Desa Cisalada, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menuai keluhan dari sejumlah orang tua wali murid penerima manfaat.


    Pada Senin (23/2/2026), yang bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah di bulan suci Ramadan, beberapa wali murid menyampaikan kekecewaan terhadap menu makanan yang disajikan kepada siswa. Mereka menilai makanan yang diberikan tidak sesuai dengan harapan serta tidak mencerminkan tujuan program sebagai penunjang pemenuhan gizi anak.


    Seperti diketahui, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi peserta didik, dengan nominal anggaran yang disebut-sebut sebesar Rp 15.000 per penerima manfaat.

    Namun, salah satu dapur penyedia makanan yang baru beberapa bulan beroperasi di wilayah Desa Cisalada diduga menyajikan menu yang nilainya jauh di bawah nominal tersebut.


    S.I, salah seorang wali murid penerima manfaat, mengaku kecewa setelah memperkirakan nilai makanan yang diterima anaknya.


    “Kalau dihitung ulang, mungkin hanya sekitar Rp 5.000. Ini jauh dari yang diharapkan,” ujarnya.

    Menurutnya, kondisi ini bukan hanya mengecewakan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan pengawasan pelaksanaan program di lapangan.

    Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah wali murid lainnya yang berharap program penunjang gizi tersebut benar-benar dijalankan sesuai standar dan anggaran yang telah ditetapkan.


    Para orang tua berharap pemerintah daerah serta tim satuan tugas terkait dapat segera melakukan evaluasi dan tindakan tegas apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program. Mereka menilai pengawasan yang lebih ketat diperlukan agar program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak sekolah tidak justru menimbulkan polemik di masyarakat.


    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur maupun instansi terkait mengenai keluhan tersebut.

    Terkini

    HUKUM

    +