• Jelajahi

    Copyright © GARDA PELITA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    RunningTeks

    LogoInti

    Ironi Idul Fitri di Pakansari: Ribuan Jemaah Bersujud di Bawah Bayang-Bayang Atap Stadion yang Keropos.

    Admin GPN
    Sabtu, 21.3.26 WIB Last Updated 2026-03-21T03:06:00Z


    GARDAPELITANEWS. SITE | CIBINONG, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor hari ini, Sabtu (21/3/2026), menggelar pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H terpusat di Lapangan Utama Stadion Pakansari. Meski acara berlangsung khidmat dengan kehadiran ribuan jemaah dan jajaran pejabat daerah, momentum kemenangan ini menyisakan kritik tajam terkait kondisi fasilitas kebanggaan warga Bogor tersebut yang kian memprihatinkan.


    Pelaksanaan Sholat Ied yang dipindahkan dari Lapangan Tegar Beriman karena alasan renovasi ini justru menyingkap tabir persoalan infrastruktur di kawasan olahraga Pakansari. Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan kontras: di satu sisi terdengar gema takbir yang suci, namun di sisi lain, bagian atas stadion tampak menganga akibat kerusakan parah pasca terjangan angin kencang pada Februari 2026 lalu yang hingga kini belum kunjung tuntas diperbaiki.


    Kritik Infrastruktur: Estetika di Atas Keamanan?


    Kerusakan atap di sisi utara (pintu 3 hingga pintu 6) dan kerusakan pada gedung Laga Tangkas seolah menjadi saksi bisu lambatnya respons pemerintah daerah dalam menangani fasilitas publik yang strategis.


    Janji Perbaikan yang Lamban: Sejak bencana angin kencang lima minggu lalu, upaya perbaikan yang dijanjikan baru sebatas inventarisasi dan penanganan darurat.


    Anggaran dan Prioritas: Meskipun alokasi awal sekitar Rp300 juta telah disebut-sebut, kondisi visual stadion yang masih berlubang menunjukkan adanya ketimpangan antara kecepatan menggelar acara seremonial dengan urgensi pemeliharaan fisik bangunan.


    Risiko Keselamatan: Mengingat Stadion Pakansari merupakan home base klub sepak bola nasional dan sering menjadi lokasi acara skala besar, keterlambatan perbaikan permanen mengancam keselamatan pengunjung dan atlet di masa mendatang.


    Menagih Tanggung Jawab Pemkab


    Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ajang memperkuat silaturahmi. Namun, bagi publik, silaturahmi terbaik pemerintah kepada rakyatnya adalah dengan memberikan jaminan fasilitas publik yang layak, aman, dan terawat.


    Sangat ironis melihat pemerintah sanggup memobilisasi ribuan orang untuk beribadah di sini, tetapi seolah 'tutup mata' terhadap atap stadion yang rusak parah selama lebih dari sebulan. Ini bukan hanya soal estetika, tapi soal martabat Kabupaten Bogor di mata nasional," ungkap salah satu warga yang hadir.


    Masyarakat kini menanti langkah nyata dari Pemkab Bogor agar Stadion Pakansari tidak hanya menjadi lokasi "darurat" untuk seremoni, tetapi kembali menjadi ikon olahraga nasional yang kokoh dan membanggakan.


    Narhub / Narsum : Humas NGO KBB 

    ketua NGO KBB 

    Rizwan riswanto 

    Aliv Simanjuntak 

    Andi syatir

    Harun sky

    Terkini

    HUKUM

    +