Gardapelitanews.site II Ngawi – Pemerintah Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pos Gizi dahsyat (DASHAT) yang berlangsung selama 16 hari, mulai tanggal 7 hingga 22 Februari 2026. Program ini sepenuhnya didanai dari Anggaran Dana Desa Tahun 2026 sebagai bentuk perhatian serius terhadap kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Kegiatan ini dirancang secara terstruktur dan dibagi menjadi dua kelas utama agar peserta mendapatkan manfaat yang maksimal, yaitu Kelas Edukasi dan Kelas Makan. Sasaran kegiatan ditujukan secara spesifik kepada 12 balita stunting yang mengalami masalah gizi buruk atau stunting, serta bumil kek ,yaitu ibu menyusui yang membutuhkan asupan gizi tambahan demi kesehatan diri dan janin. Pelaksanaan kegiatan ini didampingi dan dipandu langsung oleh tim medis dari Bidan Puskesmas Ngawi Kota, serta dibantu penuh oleh para ibu kader Posyandu setempat yang berperan aktif dalam pendampingan peserta setiap harinya.
Kepala Desa Watualang, Anton Ponijan, menjelaskan tujuan utama diadakannya kegiatan ini adalah untuk menaikkan berat badan bagi balita yang tercatat mengalami kekurangan gizi. "Kami ingin melihat perubahan nyata pada kondisi tubuh mereka. Melalui program ini, kami berharap berat badan balita bisa meningkat secara signifikan, tumbuh kembang mereka optimal, dan terhindar dari masalah kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi," ujarnya.
Selama 16 hari pelaksanaan, peserta mengikuti kegiatan yang terdiri dari penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang, cara mengolah makanan bergizi dari bahan lokal yang terjangkau, serta pemberian makanan tambahan (PMT) yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan tubuh balita dan ibu hamil. Setiap sesi dijalankan dengan pengawasan ketat dari tenaga medis agar porsi dan kandungan gizinya tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing individu.
Hasil yang dicapai dari kegiatan ini terlihat jelas dan memuaskan. Sebagian besar balita stunting dan ibu hamil yang terlibat dalam program ini mengalami peningkatan berat badan yang signifikan. Kondisi tubuh mereka menjadi lebih segar, aktif, dan terlihat lebih sehat setelah rutin mengonsumsi makanan bergizi yang disiapkan dan diawasi selama kegiatan berlangsung.
Anton Ponijan selaku Kepala Desa Watualang juga menyampaikan harapannya ke depan agar kebiasaan makan sehat yang telah diajarkan dan diterapkan selama kegiatan ini dapat terus dilanjutkan oleh keluarga di rumah. "Ini bukan hanya selama 16 hari saja, tapi kami harap pengetahuan dan kebiasaan baik ini menjadi kebiasaan sehari-hari agar generasi muda Desa Watualang tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, dan berkualitas," tambahnya.
Kegiatan Pos Gizi Dahsyat ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Watualang dalam menjamin kesejahteraan warganya dan memastikan tidak ada satu pun warga, terutama anak-anak dan ibu hamil, yang kekurangan gizi. Kerjasama yang baik antara pemerintah desa, tenaga medis Puskesmas Ngawi Kota, serta kader posyandu menjadi kunci keberhasilan program ini demi membangun generasi penerus bangsa yang kuat dan sehat.
Warga yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kegiatan gizi selanjutnya dapat langsung menghubungi Balai Desa Watualang untuk mendapatkan penjelasan dan pendaftaran selanjutnya.(ARIS.B)



