Gardapelitanews.site II Ngawi — Pemerintah Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, melalui alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026, merealisasikan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga yang membutuhkan. Program ini menargetkan 2 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan nilai bantuan per unit sebesar Rp10.000.000. Salah satu penerima manfaat adalah Rudy Sutrisno yang bertempat tinggal di Dusun Prandon RT 3 RW 2. Hingga saat ini, pembangunan rumah milik Rudy Sutrisno telah tuntas dikerjakan, sedangkan satu unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan diharapkan segera selesai.
Kepala Desa Karangtengah Prandon, Katimin, menyampaikan bahwa program RTLH ini menjadi prioritas pemerintah desa untuk memastikan seluruh warga memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. "Kami berkomitmen agar setiap warga Desa Karangtengah Prandon dapat menempati hunian yang layak. Melalui bantuan ini, kami berharap kualitas hidup penerima manfaat semakin membaik, keluarga dapat tinggal dengan tenang, dan terhindar dari risiko kesehatan maupun keselamatan akibat bangunan yang rapuh. Anggaran Dana Desa kami manfaatkan secara tepat sasaran untuk hal-hal yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga," ujar Katimin.
Rudy Sutrisno selaku salah satu penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Karangtengah Prandon. "Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa dan seluruh jajaran. Sekarang keluarga saya sudah bisa menempati rumah yang aman dan layak. Dulu rumah kami sempat rapuh dan kami khawatir, terutama saat musim hujan dan angin kencang. Alhamdulillah sekarang sudah kokoh dan nyaman untuk ditinggali bersama keluarga," ungkap Rudy dengan penuh haru.
Pemerintah Desa Karangtengah Prandon berharap pembangunan rumah yang kedua dapat segera diselesaikan agar dua keluarga penerima manfaat dapat segera menikmati hunian yang layak. Program ini juga menjadi bukti nyata pengelolaan keuangan desa yang transparan dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan seluruh warga desa.(ARIS. B)


