Gardapelitanews.site II Ngawi - Pembangunan infrastruktur pertanian yang sangat dinantikan warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, kini mulai terwujud. Program pembangunan rabat beton dan talud Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Bendo, RT 005 RW 11, berjalan berkat dukungan alokasi anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur melalui Bantuan Keuangan (BK) tahun 2026. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut perhatian anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Gerindra, Hartono, S.Kom., yang menyalurkan dana bantuannya khusus untuk pembangunan di wilayah Desa Tempuran.
Pekerjaan yang dilaksanakan mencakup rabat beton dengan ukuran panjang 135 meter, lebar 3 meter, dan tebal 0,15 meter, serta pembangunan talud penahan tanah sepanjang 135 meter. Pelaksanaan kegiatan ini dipercayakan kepada PPKD Desa Tempuran dengan total anggaran sebesar 200 juta rupiah. Pembangunan ini diharapkan memperkuat serta memperbaiki akses jalan pertanian yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak warga, terutama untuk mengangkut hasil panen dari lahan pertanian menuju pemukiman maupun pasar.
Kepala Desa Tempuran, Muhaji, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas terealisasinya pembangunan tersebut. Menurutnya, jalan usaha tani di Dusun Bendo ini sangat vital bagi kehidupan dan mata pencaharian warga. "Kami mewakili seluruh masyarakat Desa Tempuran, khususnya warga Dusun Bendo, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hartono, S.Kom. Perhatian dan kepedulian beliau nyata terasa bagi kami. Semoga jalan ini bermanfaat dan dapat memperlancar akses para petani, sehingga hasil pertanian kami bisa terangkut dengan mudah dan aman," ujar Muhaji. Beliau berharap pembangunan ini dapat dijaga bersama oleh seluruh warga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang.
Sementara itu, Hartono, S.Kom. dalam kesempatannya menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur pedesaan merupakan prioritas utama yang terus diperjuangkannya. Dana yang dialokasikan ke Desa Tempuran diharapkan tidak sekadar memperbaiki jalan, melainkan juga membuka peluang kemajuan ekonomi masyarakat setempat. "Jalan yang baik adalah jembatan menuju kesejahteraan. Melalui dukungan ini, kami ingin memastikan bahwa Desa Tempuran tidak tertinggal dalam pembangunan. Akses pertanian yang lancar akan memudahkan para petani memasarkan hasil panen mereka dan meningkatkan taraf hidup keluarga masing-masing," tegas Hartono. Beliau juga berpesan agar warga bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut agar tetap awet dan bermanfaat untuk masa depan.
Dengan selesainya pembangunan rabat beton dan talud ini, diharapkan akses pertanian di Dusun Bendo menjadi lebih kokoh, aman, dan tahan terhadap cuaca, serta mampu mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan warga Desa Tempuran pada umumnya.(ARIS.B)


