• Jelajahi

    Copyright © GARDA PELITA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    RunningTeks

    LogoInti

    Tinggi Intenitas Hujan, Menyebabkan Bandung Raya Banjir

    Admin GPN
    Minggu, 2.11.25 WIB Last Updated 2025-11-04T18:47:32Z


    Bandung | Gardapelitanews. com - Hujan dengan intenitas tinggi mengguyur Bandung Raya, termasuk Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (31/10/2025). 


    Akibatnya, sejumlah titik di Kabupaten Bandung dilanda banjir. 


    Hasil Pantauan Gardapelitanews pada malam hari di lapangan, luapan anak sungai Citarum merendam ruas Jalan Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu, yang kerap menjadi langganan banjir, air setinggi 25 sentimeter menggenangi jalan sehingga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat. 


    Sementara ini, di Kampung Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, banjir kembali melanda akibat luapan sungai Cikapundung, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 60 sentimeter.


    Di Kecamatan Majalaya, tepatnya di Jalan Raya Cidawolong, ketinggian air juga mencapai 60 sentimeter. Di Kecamatan Baleendah, banjir setinggi 40 sentimeter merendam area di depan Rumah Sakit Muhammadiyah.


    Di Kecamatan Ciparay, ketinggian air tercatat mencapai 50 sentimeter, sementara di Kecamatan Cangkuang, banjir melanda pemukiman warga dengan ketinggian mencapai satu meter. Banjir yang melanda wilayah ini tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.


    Di ruas Jalan Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu, yang kerap menjadi langganan banjir, air setinggi 20 sentimeter menggenangi jalan sehingga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat. Sementara itu, di Kampung Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, banjir kembali melanda akibat luapan sungai Cikapundung, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 60 sentimeter.


    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Beni Sonjaya, membenarkan bahwa banyak titik di Kabupaten Bandung terendam banjir.


    "Ketinggian banjir berbeda-beda, mulai dari semata kaki hingga satu meter," ungkapnya.


    Beni menambahkan, anggotanya bersama stakeholder lainnya, sudah menuju lokasi-lokasi terdampak, terutama di Desa Pananjung, Kecamatan Cangkuang.


    "Di sana sedang evakuasi warga, karena enggak bisa menyeberang, jadi kita turunkan perahu," katanya saat dikonfirmasi lewat telepon.


    Saat ini, petugas BPBD telah terbagi di sejumlah kecamatan. Di Kecamatan Ciparay, misalnya, selain menangani banjir, petugas juga menangani pohon tumbang. Beni menyebutkan, hujan mulai melanda wilayah Kabupaten Bandung sejak pukul 16.00 WIB, dan banjir tersebut rata-rata disebabkan oleh meluapnya selokan atau sungai yang melintasi pemukiman warga. 


    "Betul dari luapan sungai, sekarang juga masih pendataan," terangnya. Hingga saat ini, petugas masih melakukan asesmen dan pendataan wilayah di Kabupaten Bandung yang terdampak banjir.


    Ketika dihubungi salahsatu warga yang bertempat tinggal di Kp hujung ciparay Rt04 Rw 02 Kecamatan ciparay desa ciparay mengatakan,'  banjir dirumah saya tinggi sampai sedada orang dewasa, ya.. Mungkin bisa jadi dampak saluran got ( drainase) yang tidak berjalan dengan aktif pada penghujung hujan seperti ini memang harus di perhatikan oleh pemerintahan provinsi bandung 


    Sambung erly,  kami berharap kepada dinas PUPR dan dinas terkait mohon di perhatikan agar ketika hujan daerah kami jangan jadi langganan banjir, karna tanah tanah bekas banjir pun sangat banyak masuk kerumah, "ungkap erly kepada Media Gardapelitanews. 

    Editir : Ts

    Terkini

    HUKUM

    +