• Jelajahi

    Copyright © GARDA PELITA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    RunningTeks

    LogoInti

    Diduga Belum Genap Seumur Jagung, Proyek Samisade di Desa Gadog Rusak Parah

    Admin GPN
    Senin, 26.1.26 WIB Last Updated 2026-01-26T10:19:14Z


    Gardapelitanews. site | Bogor - Program unggulan Pemerintah Kabupaten Bogor Satu Miliar Satu Desa (Samisade), yang kini berubah nomenklatur menjadi Bantuan Keuangan (Bangkeu), kembali menjadi sorotan. Meski namanya berganti, besaran anggaran disebut tetap sama, bahkan direncanakan meningkat pada 2026 menjadi Rp1,5 miliar per desa.


    Namun di lapangan, realisasi anggaran tersebut diduga belum optimal. Sejumlah pekerjaan infrastruktur yang bersumber dari dana Bangkeu dinilai asal jadi dan kurang pengawasan.


    Pantauan awak media di Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, menemukan kondisi jalan hotmix yang belum genap setahun sudah mengalami kerusakan cukup parah. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pekerjaan tersebut tidak dilakukan secara profesional. Informasi juga menyebutkan bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga.


    Kepala Desa Gadog, Dedi, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (26/1/2026), menjelaskan bahwa kerusakan dipengaruhi faktor cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.



    “Sehubungan dengan cuaca yang terus diguyur hujan dan area jalan tersebut tidak langsung terkena sinar matahari karena rimbunan pepohonan, menyebabkan aspal selalu lembab. Pihak ketiga yang melaksanakan pekerjaan akan melakukan perbaikan. Saat ini masih dalam masa perawatan,” ujarnya.


    Sementara itu, Andri selaku pihak ketiga pelaksana pekerjaan menyampaikan bahwa perbaikan telah dilakukan sebelumnya, namun kondisi cuaca menjadi kendala.

    “Itu sudah kami perbaiki bulan lalu. Karena musim hujan, hasilnya memang kurang maksimal. Itu masih dalam kondisi perawatan. Kalau cuaca sudah bagus, akan kami re-layer kembali karena masih dalam masa garansi,” jelasnya.


    Andri juga menyarankan agar awak media mengonfirmasi lebih lanjut kepada Tim Pengelola Kegiatan (TPK).

    “Silakan konfirmasi ke TPK-nya,” tambahnya.


    Mengacu ke himbauan Bupati dan dinas terkait (DPMD) menekankan agar pelaksanaan Samisade 2025 dilaksanakan secara akuntabel dan tepat waktu, dengan adanya evaluasi ketat agar bantuan benar-benar dirasakan oleh warga. ( Tim )

    Terkini

    HUKUM

    +