YERUSALEM | GARDAPELITANEWS. SITE – Israel bersiap menggelar sebuah acara bersejarah. Sebuah festival bertajuk "Pride Land" akan digelar di kawasan Laut Mati dan diklaim sebagai perayaan keberagaman terbesar yang pernah ada di wilayah Timur Tengah.(20 APRIL 2026)
Acara ini direncanakan berlangsung selama empat hari penuh, tepatnya dari tanggal 1 hingga 4 Juni 2026. Konsep yang diusung sangat unik, yaitu mengubah gurun Yudea menjadi sebuah "Kota Kebanggaan" (Pride City) yang beroperasi 24 jam non-stop.
MEMBANGUN KOTA DI TENGAH GURUN
Panitia acara telah melakukan investasi besar-besaran dengan menyewa dan mengelola 15 hotel sekaligus, lengkap dengan kompleks pantai dan arena pertunjukan utama.
Tidak hanya menonjolkan sisi hiburan malam, festival ini juga dirancang inklusif dengan menyediakan area budaya, seni, tempat rekreasi, hingga zona khusus keluarga yang ramah anak. Tujuannya adalah menciptakan ruang yang bisa dinikmati oleh semua kalangan usia.
LANGKAH BARU PARIWISATA ISRAEL
Penyelenggaraan acara di Laut Mati ini juga menjadi strategi baru untuk memperluas destinasi wisata LGBT di Israel, yang selama ini identik dengan kota Tel Aviv.
"Ini bukan sekadar festival, ini adalah hal terbesar yang pernah kami lakukan," ujar Aaron Cohen, produser dan inisiator acara. "Kami membangun pengalaman yang hidup 24 jam sehari, dari kunjungan santai hingga malam perayaan penuh musik."
Dengan skala yang masif ini, Pride Land diproyeksikan akan menarik perhatian dunia dan menjadi tonggak baru dalam sejarah acara keberagaman di kawasan tersebut.
Sumber: (The Jerusalem Post And GPN Silvi Roses)


