Jakarta | Gardapelitanews.site - Dalam rapat bersama, isu transparansi pengelolaan dana publik kembali mencuat. Pertanyaan ini menjadi sorotan karena menyangkut akuntabilitas penggunaan dana dari masyarakat, khususnya yang berasal dari pembuatan SIM dan denda tilang.
jawaban POLRI SIGIT sungguh di luar dugaan
" Uang SIM dan TILANG dipakai untuk biaya operasional anggota, itupun tidak cukup
Pernyataan tersebut memicu beragam reaksi dari publik. Banyak pihak menilai perlu adanya audit yang lebih terbuka agar penggunaan anggaran bisa dipahami secara jelas dan tidak menimbulkan kecurigaan.
Diskusi ini pun membuka ruang penting bagi transparansi dan reformasi dalam pengelolaan dana negara, terutama yang bersumber langsung dari masyarakat.( Red)


