Gardapelitanews.site | Kepada Siapa pun yang merasa Terganggu oleh Perjuangan Hukum yang saya Lakukan, kepada Para Oknum yang Tidak Menyukai Suara Kebenaran, kepada Siapapun yang Memilih Menyerang secara Personal, Menyebarkan Fitnah, membangun Opini Sesat, ataupun Mengerahkan Buzzer untuk Membungkam Perjuangan Hukum ini, saya hanya ingin menyampaikan 1 hal:_
*Saya tidak akan Mundur*, Saya tidak sedang Memperjuangkan Kepentingan Pribadi,
Saya tidak sedang mencari Popularitas.
Saya tidak sedang mencari Musuh.
Saya hanya *Menjalankan Sumpah Profesi dan Tanggung Jawab Moral saya sebagai seorang Advokat untuk Berdiri bersama Masyarakat yang mencari Keadilan.*
Silakan Serang saya dari berbagai Arah.
Silakan Fitnah saya.
Silakan Hina saya.
Silakan Caci Maki saya.
Tetapi selama _Tuhan Yang Maha Esa masih memberikan Kekuatan kepada saya,_ saya akan tetap *Berdiri di Barisan terdepan Mengawal setiap Rakyat Kecil yang mencari Perlindungan Hukum.*
Karena yang saya Pertanggungjawabkan bukan hanya kepada Manusia.
Yang saya pertanggungjawabkan adalah kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada Hati Nurani saya, dan kepada Bangsa Indonesia.
Saya adalah seorang *PRAJURIT WANITA* yang pernah mengabdikan diri sebagai Prajurit TNI Angkatan Darat.
Saya memahami Arti Disiplin.
Saya memahami Arti Kehormatan.
Saya memahami Arti Pengabdian kepada Bangsa dan Negara.
_Saya juga memahami bahwa Seragam adalah simbol Kehormatan yang harus diJaga, bukan diSalahgunakan._
Setelah menyelesaikan masa Pengabdian secara Terhormat sebagai Prajurit TNI AD, saya memilih melanjutkan Perjuangan melalui jalan yang berbeda, yaitu Alih Profesi Advokat.
Perjalanan itu tidak mudah.
Perjalanan itu panjang.
Perjalanan itu penuh Pengorbanan.
Namun saya percaya bahwa Membela Kebenaran dan Keadilan adalah Bentuk Pengabdian yang tidak mengenal batas Profesi.
Hari ini saya memang tidak lagi mengenakan seragam Loreng, Berganti TOGA LAMBANG KEADILAN
Tetapi semangat Pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak pernah saya Lepaskan.
Hari ini saya mengenakan Toga Advokat.
Dan bagi saya, Toga adalah amanah.
Toga adalah Kehormatan.
Toga adalah Senjata Perjuangan untuk membela mereka yang Lemah, yang Tertindas, yang tidak memiliki Kekuasaan, dan yang suaranya sering tidak diDengar.
Saya akan tetap Berdiri bersama Rakyat.
Saya akan tetap Mengawal Perjuangan hukum mereka.
Saya akan tetap Menyuarakan Keadilan.
Bukan karena saya membenci Institusi mana pun.
Justru karena saya Mencintai Bangsa ini.
Karena saya Percaya bahwa Kehormatan Institusi hanya dapat dijaga dengan Keberanian menindak Oknum TNI yang menyalahgunakan Kewenangan.
Dan karena saya percaya bahwa Indonesia yang kuat adalah Indonesia yang berani Menegakkan Hukum tanpa pandang Bulu.
Saya adalah seorang Advokat.
Saya adalah seorang Pejuang Keadilan.
Dan selama masih ada Rakyat Kecil yang Membutuhkan Pembelaan, saya akan tetap berada di garda terdepan.( Team Redaksi)
*"Fiat Justitia Ruat Caelum"*
"Jangan Biarkan Wong Cilik Berjuang Sendiri Mencari Keadilan"
_Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM._
Sumber : Ketua Tim Kuasa Hukum Teguh Riyanto.


