Gardapelitanews.site | Bogor. Paguyuban Jurnalis Cicago's gelar rapat bahas terkait maraknya isu di kalangan wali murid dan beredarnya di medsos mengenai kurang nya bajet per porsi MBG dari nilai yang di tetapkan Pemerintah sebesar Rp. 15.000,dan hasil yang banyak ditemukan nilai per porsi berkisar Rp. 7.000 kebawah.
Dalam rapat Waketum Paguyuban Jurnalis Cicago's Ujang Rahmat ( Jeky) Media Cyber88. co. Id " Sekjen harus segera bersurat untuk mengadakan Audensi ke pihak terkait MBG wilayah Kecamatan Cigombong, karena kalau tidak segera isu ini lambat laun akan mempengaruhi Program ini", tegas jeky.
Alip Waedi Media sidikpolisnews.com selaku Humas yang terjun langsung menyikapi maraknya isu ini, " Saya dengan tim semenjak munculnya isu tidak sesuainya porsi yang sangat minim, terjun langsung ke lapangan dan di duga kuat di Dapur MBG Desa Cisalada, Kecamatan Cigombong di bekingi Oknum Media", jelas Alip Waedi.
Abdul Malik Dari Media Gardapelitanews.com selaku Sekjen Paguyuban Jurnalis Cicago's hasil rapat dan kesepakatan, " Segera kita bikin surat Audensi ke pihak Kecamatan Cigombong, jangan sampai pihak Kecamatan yang terkait permasalahan MBG terkesan tutup mata", ucapnya.
" Permasalahan Makan Gizi Gratis ( MBG) menjadi trend topik di kalangan Masyarakat akibat banyak oknum berbagi hasil dan merugikan KPM, apakah harus di biarkan", tutup Sekjen.
Merujuk pada pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang disampaikan melalui media sosial. Dalam pernyataannya, gubernur menegaskan bahwa dapur penyedia makanan dalam program pemenuhan gizi yang menyajikan porsi dengan nilai di bawah Rp10.000 akan dievaluasi dan dapat ditutup.
Pernyataan tersebut, menurutnya, menjadi peringatan tegas agar seluruh pelaksana program, termasuk SPPG di tingkat kecamatan, menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan sesuai dengan standar anggaran yang telah ditetapkan.
Program pemenuhan gizi bagi pelajar sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah. Karena itu, pengawasan dari berbagai elemen, termasuk masyarakat dan media, dinilai penting untuk memastikan program berjalan tepat sasar(Red).


