• Jelajahi

    Copyright © GARDA PELITA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    RunningTeks

    LogoInti

    Pihak Komite dan Perwakilan Wali Murid “Grudug” SPPG Srogol, Gelar Audiensi Tuntut Evaluasi MBG

    Admin GPN
    Kamis, 26.2.26 WIB Last Updated 2026-02-26T09:49:46Z


    Gardapelitanews.site | BOGOR – Pihak komite sekolah bersama perwakilan wali murid dari SDN Cigombong 1, SDN Cigombong 2, SDN Cigombong 3, dan SDN Cigombong 4 mendatangi SPPG Srogol, Kamis (26/2/2026). Kedatangan mereka untuk menggelar audiensi terkait berbagai persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).


    Audiensi dipicu adanya kekurangan paket MBG di SDN 2 Cigombong yang berdampak pada sekitar tiga kelas siswa tidak mendapatkan jatah makanan. Selain itu, wali murid juga menyoroti keterlambatan distribusi serta kualitas gizi yang dinilai kurang seimbang.


    Ketua Komite SDN 2, Dewi Ayu Ratna Suminar, memimpin langsung audiensi tersebut. Hadir pula Kepala Desa Srogol ( Asep Irawan Kuswara) dan Babinsa Srogol Serma H Suteja) sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program di wilayahnya.


    Dalam pertemuan itu, penanggung jawab MBG Pa Perdi Asnap bersama Kepala SPPG Radit menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian yang terjadi.



    “Kami mohon maaf sebesar-besarnya. Terjadi keterlambatan suplai dari dapur, kualitas gizi dinilai belum seimbang, proses pengemasan menjadi pekerjaan guru, serta adanya kekurangan paket untuk kurang lebih tiga kelas,” ujar pihak SPPG dalam audiensi.


    Asep Irawan Koswara selaku Kades Srogol ketika di konfirmasi " Memang selama ini kurang koordinasi dengan pihak kamipun terkait MBG di wilayah kami malah karyawannya pun kebanyakan bukan wilayah setempat", singkatnya. 


    Para wali murid menilai, program MBG seharusnya dijalankan secara profesional karena menyangkut hak anak-anak sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mereka meminta evaluasi menyeluruh, mulai dari manajemen dapur, pengemasan, hingga distribusi agar kejadian serupa tidak terulang.

    Audiensi berlangsung dengan suasana serius namun kondusif. Komite sekolah menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan sesuai standar dan tidak merugikan siswa.

    Terkini

    HUKUM

    +