Gardapelitanews.site II Ngawi – Buktinya nyata, keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Padas, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, untuk absen melayani masyarakat. Berpegang teguh pada semangat pelayanan prima dan kepedulian tinggi, Pemdes Padas sukses merealisasikan program strategis Bedah Rumah / Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, membawa kebahagiaan dan kenyamanan bagi warga kurang mampu di wilayahnya,Jum'ad(29/5/2026).
Melalui program mulia yang bersumber dari Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026 , sebuah hunian yang dulunya memprihatinkan kini telah disulap menjadi tempat tinggal yang kokoh, aman, sehat, dan layak huni. Salah satu warga yang beruntung menerima manfaat besar dari perhatian pemerintah desa ini adalah Ibu Hartini, warga Dusun Padas 2, wilayah RT 06 RW 02.
Pemerintah Desa Padas mengalokasikan anggaran sebesar Rp8.000.000 (Delapan Juta Rupiah) sepenuhnya bersumber dari Dana Desa untuk merealisasikan renovasi rumah tersebut. Nilai anggaran yang tersedia memang tergolong kecil, terbatas, dan jauh dari kata besar jika dibandingkan dengan kebutuhan di lapangan. Namun, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan langkah dan niat baik pemerintah desa. Justru, tantangan keterbatasan dana ini dijadikan pemicu semangat agar aparatur desa bekerja lebih cermat, teliti, hemat, dan efisien, memastikan setiap rupiah uang rakyat dikelola secara amanah.
Kepala Desa Padas Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi, Wakit Nofianto, dalam keterangannya di lokasi pekerjaan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah adalah mutlak, terlepas dari besar atau kecilnya dana yang dimiliki. Menurutnya, kemauan keras, kreativitas, dan manajemen keuangan yang cerdas adalah kunci utama agar program tetap berjalan lancar dan memberikan dampak nyata.
"Harus kita akui dengan jujur, anggaran yang kita miliki untuk kegiatan bedah rumah ini nilainya tergolong minim atau kecil, hanya 8 Juta Rupiah bersumber dari Dana Desa. Angka ini memang tidak besar, tapi bagi kami di Pemerintah Desa, uang 1 Rupiah pun adalah amanah rakyat yang wajib dikelola dengan sangat bijak, teliti, dan tepat sasaran. Prinsip kerja kami sangat sederhana dan kami pegang teguh sepenuh hati: sekecil apapun dana yang tersedia,selama itu bisa bermanfaat bagi masyarakat,kami wajib usahakan agar program ini tetap berjalan dan terlaksana dengan baik. Kita tidak boleh menunggu uang banyak baru bekerja, tapi kita harus bekerja maksimal dengan apa yang kita miliki saat ini," tegas Wakit Nofianto .
Beliau menjelaskan, dengan anggaran yang terbatas tersebut, pihaknya bersama Tim Pelaksana Kegiatan Desa mengerahkan segala kemampuan dan kreativitas. Pemilihan bahan bangunan dilakukan dengan cermat, mencari kualitas yang layak namun dengan harga paling ekonomis dan terjangkau. Pelaksanaan pekerjaan pun dilakukan secara efisien dan mengedepankan semangat gotong royong, sehingga anggaran yang seminim ini bisa dimaksimalkan fungsinya, menghasilkan perubahan signifikan bagi penerima manfaat.
"Harapan kami ada dua hal utama. Pertama, secara fisik rumah warga kita, Ibu Hartini warga RT 6 RW 2 ini, sudah berubah menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni, tidak lagi bocor, rapuh, atau membuat penghuninya merasa was-was. Kedua, ini menjadi bukti nyata kepada seluruh masyarakat Desa Padas bahwa Pemerintah Desa itu ada, hadir, bekerja, dan solutif, tanpa melihat seberapa besar anggarannya. Keterbatasan dana tidak boleh menjadi alasan untuk absen melayani rakyat, melainkan menjadi tantangan positif agar kita lebih cerdas, hemat, dan kreatif mengelola keuangan desa. Yang paling utama, hasilnya harus nyata, manfaatnya harus terasa, dan warga harus terbantu dengan baik," tambah Kades Wakit Nofianto penuh harap.
Sementara itu, Ibu Hartini selaku warga Dusun Padas 2 RT 06 RW 02 penerima manfaat, tak kuasa menahan rasa haru dan syukur yang mendalam. Ia mengaku sangat terbantu sekali dengan adanya program ini, mengingat kondisi ekonominya yang terbatas membuat dirinya sangat sulit dan hampir mustahil untuk memperbaiki rumah secara mandiri.
"Terima kasih yang sedalam-dalamnya, terima kasih banyak kepada Pemerintah Desa Padas, khususnya Bapak Kepala Desa Wakit Nofianto dan seluruh jajaran perangkat desa yang sudah peduli. Saya tidak menyangka nasib saya diperhatikan dan dibantu seperti ini. Rumah saya yang dulu banyak kekurangan, sekarang sudah rapi, kokoh, aman, dan enak sekali ditempati. Semoga kebaikan, kepedulian, dan kerja keras Bapak Ibu sekalian dibalas berlipat ganda pahalanya oleh Tuhan Yang Maha Esa," ucap Ibu Hartini dengan mata berkaca-kaca penuh kebahagiaan.
Program Bedah Rumah ini sekali lagi membuktikan sebuah kebenaran: Bahwa semangat melayani, kepedulian, dan kerja keras pemerintah jauh lebih besar nilainya daripada sekadar angka nominal anggaran. Di tangan pengelola yang amanah, jujur, dan kreatif, dana sekecil apa pun akan berubah menjadi berkah besar yang membawa perubahan nyata dan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat.(ARIS.B)



