Gardapelitanews.site | Pernyataan ini disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Minang dari Badan Musyawarah Masyarakat Minang ( BAMUS ) Jakarta dan juga salah seorang Pengurus DPP. DIM H. Jamuir Arief Tanjung, SH, CHM, Rangkayo Endah kepada Garda Pelita News.Com .di Jakarta- kemaren.Sabtu ,3 April 2026.
Bahwa Musyawarah Masyarakat Minang se Dunia ini di laksanakan oleh DPP. Daerah Istimewa Minangkabau ( DIM ) berpusat di Sumatera Barat.
Musyawarah Tungku Tigo Sajarangan ( TTS ) se Dunia ini Sangat penting dan sangat tepat secara kultural.
Guna untuk mewujudkan Visi atau rencana DIM agar menjadi kenyataan di masyarakat Minangkabau, langkah paling krusial memang melakukan musyawarah yang melibatkan seluruh unsur Tungku Tigo Sajarangan, Pemerintah , Alim Ulama, ( Tokoh Agama) Ninik Mamak (Tokoh Adat ), Cadik Pandai dengan melibatkan Bundo Kanduang dan Generasi Muda.
Tanpa melibatkan Bundo Kaduang musyawarah TTS tidak akan berjalalan, sebagaimana yang kita harapkan , sebab Bundo Kanduang sebagai kata pemutus terakhir dalam musyawarah, yang dapat menentukan , sedangkan Generasi Muda sebagai estapet ke kepemimpinan Ranah Minang dan ditambah dengan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Lebih jau Rangkayo Endah mengatakan , Program yang di parkarsai oleh Ketua I DPP. DIM Zulkifli, Dt. Rajo Mangkuto, S.Pd. MM, kita mendukung sepenuhnya, ide yang di keluar Ketua I DPP. DIM Zulkifli Dt.Rajo Mangkuto Luar Biasa , untuk mengadakan Musyawarah Besar Tungku Tigo Sajarangan se Dunia.
Menurut Zulkifli Dt. Rajo Mangkuto, S.Pd. MM , bahwa musyawarah TTS tersebut mutlak diperlukan, dari sinilah kita mulai membenahi diri untuk menyatukan Persepsi warga Minang se-Dunia.
Tungku Tigo Sajarangan adalah (Inti), dari Pemerintah, Niniak Mamak (pemuka adat), Alim Ulama (pemuka agama), dan Cadiak Pandai (kaum intelektual/akademisi).
Mereka adalah pilar kepemimpinan tradisional yang sah dan harus sepakati bersama, agar rencana ditaati masyarakat.
Maju mundurnya warga masyarakat Minangkabau tergantung pada warga Minang itu srndiri , dalam hal ini Pemerintah, mempunyai andil yang luar biasa, Ulama , Ninik Mamak, Cadik Pandai, Bundo Kanduang dan Generasi Muda Minang sebagai Estafet Kepemimpinan masadepan Minangkabau. Merekalah yang menentukan Daerah Istimewa Minangkabau
Ujar Dt.Rajo Mangkuto.
TTS harus melibatkan semua unsur.
Bundo Kanduang:
Dengan melibatkan perempuan Minangkabau sangat penting karena peran mereka sentral dalam menjaga adat, rumah gadang, serta penguat penerapan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam kehidupan sehari-hari.
Generasi Muda Minang harus bergerak, jangan berpangku tangan, tunjukkan jati dirimu seorang Pemuda yang gagah berani dan Pemberani .
Pemuda (Aliansi/Organisasi): Sebagai generasi penerus bangsa dan negara yang membawa dinamika perubahan.
Tokoh Adat & Tokoh Agama: Memberikan legitimasi hukum adat dan pemahaman syariat.
Intelektual & Akademisi: Memberikan kajian logis dan teknis agar visi tersebut dapat diterapkan secara modern dan rasional.
Inti dari Musyawarah (Mufakat) ini kata Dt.Rajo Nangkuto
adalah bertujuan untuk mencapai mufakat, sesuai prinsip "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah". Tanpa keterlibatan unsur-unsur ini, rencana berisiko kurang mendapat dukungan atau sulit diimplementasikan karena tidak berakar pada tatanan sosial setempat. kata Dt.Rajo Mangkuto mengakhirinya.
Dengan demikian, mengumpulkan seluruh komponen tersebut dalam satu forum adalah langkah awal yang strategis untuk merumuskan, menyepakati, dan menjalankan visi/rencana DPP DIM.
Untuk itu kita mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat Minangkabau Ranah & Rantau dan Luar Negeri kita sambut dengan baik pertemuan Musyawarah Besar Masyarakat Minangkabau se Dunia.
Kita tunjukkan Minangkabau kepelosok dunia.{JAT}.


